Minggu, 15 Desember 2013

PACARAN VS TA'ARUF

Mungkin jaman sekarang sudah dikatakan jarang melakukan Ta'aruf. Yang ada kebanyakan pacaran. Menurutbdalam agama Islam seperti saya tidak ada namanya pacaran. Justru pacaran mengundang hawa nafsu. Mungkin anak jaman sekarang mengatakan Ta'aruf itu kuno atau gak asyik atau gak seru. Saya memandang jika ada anak muda ngomong kayak gitu sama dengan iman agamanya dalam dirinya sangat lemah (Maaf gak ada niat menyinggung).Saya ngomong secara realita. Oke daritadi kok saya bahas ta'aruf terus. Saya akan menjelaskan apa dimaksud ta'aruf.
Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengena
Proses taaruf
Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak pria dan wanita dipersilakan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi,taaruf bukanlah bermesraan berdua,tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkn sebuah perjalanan panjang brdua. ta'aruf adalah proses saling kenal mengenal pra nikah dengan dilandasi ketentuan syar'i
Tujuan Taaruf
Sisi yang dijadikan pengenalan tak hanya terkait dengan data global, melainkan juga termasuk hal-hal kecil yang menurut masing-masing pihak cukup penting, misalnya masalah kecantikan calon istri, dibolehkan untuk melihat langsung wajahnya dengan cara yang saksama, bukan cuma sekadar curi-curi pandang atau melihat fotonya. Islam telah memerintahkan seorang calon suami untuk mendatangi calon istrinya secara langsung taaruf adalah media syar`i yang dapat digunakan untuk melakukan pengenalan terhadap calon pasangan, bukan melalui media foto, lukisan, atau video. Karena pada hakikatnya wajah seorang wanita itu bukan aurat..
Sedangkan pacaran
Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pada kenyataannya, penerapan proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya. Manusia yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak mereka lakukan.
Aktivitas berpacaran
Tradisi pacaran memiliki variasi dalam pelaksanaannya dan sangat dipengaruhi oleh tradisi individu-individu dalam masyarakat yang terlibat. Dimulai dari proses pendekatan, pengenalan pribadi, hingga akhirnya menjalani hubungan afeksi yang ekslusif. Perbedaan tradisi dalam pacaran, sangat dipengaruhi oleh agama dan kebudayaan yang dianut oleh seseorang. Menurut persepsi yang salah, sebuah hubungan dikatakan pacaran jika telah menjalin hubungan cinta-kasih yang ditandai dengan adanya aktivitas-aktivitas seksual atau percumbuan. Tradisi seperti ini dipraktikkan oleh orang-orang yang tidak memahami makna kehormatan diri perempuan, tradisi seperti ini dipengaruhi oleh media massa yang menyebarkan kebiasaan yang tidak memuliakan kaum perempuan. Sampai sekarang, tradisi berpacaran yang telah nyata melanggar norma hukum, norma agama, maupun norma sosial di Indonesia masih terjadi dan dilakukan secara turun-temurun dari generasi ke generasi yang tidak mememiliki pengetahuan menjaga kehormatan dan harga diri yang semestinya mereka jaga dan pelihara.
Nah sekarang kalian sudah jelas khan apa yang dimaksud Ta;aruf sama Pacaran. Sekarang kembalikan lagi pada diri kita. Jika kita paham semuanya. Saya kasih saran lebih baik jagalah diri kalian. Jika kalian memilih Ta'aruf Insya Allah kalian selamat dunia dan akhirat. Banyak sekali pengalaman-pengalaman yang saya lakukan. Dan juga saya selalu melihat dan juga mendengar cerita-cerita tentang kehidupan seseorang baik teman,sahabat,kerabat,keluarga dsb. Dan semua pengalaman dari orang-orang terdekat saya. Saya menyimpulkan bahwa hidup ini tidak akan yang sempurna.
Satu lagi jika kita mencintai seseorang jangan sekali-kali mengatakan bahwa diri kalian sangat benar-benar mencintai dia setengah mati atau apa lainnya. Ingatlah sekali kita ucap adalah doa. Dan ingat semuanya milik Allah SWT. Pasangan kita tidak seutuhnya milik kita semuanya. Kembalikan kembali bahwa semuanya milik Allah SWT.
Ingat hidup-mati-jodoh-mati ada di tangan Allah SWT. Bagi kalian belum punya pasangan jangan berkecil hati. Saya sendiri juga belum punya pasangan. Jujur saya lebih memilih Ta'aruf daripada pacaran. Kalau mau pacaran. Pacaran aja di saat menikah. Karena jika diri kita sudah menikah maka kita bebas melakukan berhubungan badan secara sah agama.
Dalam Al-Qur;an sudah ada di jelaskan semuanya. Saya tidak bisa menjelaskan semua isi surat-surat Al-Qur;an. Karena saya bukan ahli pendakwah atau lainnya. Karena saya sendiri juga banyak belajar. Marilah kita jauhkan hawa nafsu dalam diri kita.
Sekian terima kasih..... ^_^